Kamis, 30 Juni 2016

AIR NABEEZ = KURMA + AIR AQUA




BUAH KURMA & BUAH KISMIS   apa yang istimewa dari buah Kurma dan buah Kismis? Kita awali membahasnya dari pohon kedua buah tersebut. Kurma ( Phoenix dactylifera, date palm ) adalah keluarga palem yang berasal dari jazirah Arab dan Afrika Utara. Kurma merupakan tumbuhan gurun yang tahan panas, kelembapan rendah dan udara kering. Namun untuk bisa tumbuh baik, pohon kurma tetap memerlukan air. Itulah sebabnya kurma tumbuh di oasis atau kawasan yang memperoleh pengairan teknis. Tumbuhan ini sudah dibudi dayakan semenjak ribuan tahun sebelum Masehi. Saat ini kurma telah dibudi dayakan di India, Cina, California USA dan Australia. Sedangkan buah Anggur ( Vitis vinifera L. ) sudah pasti kita kenal, buahnya manis dan menyegarkan. anggur hijau dan hitam setelah bijinya dikeluarkan dan dikeringkan menjadi Kismis. Tanaman anggur pertama kali tumbuh di daerah Eropa lalu menyebar ke Asia termasuk ke pulau Jawa. tanaman ini membutuhkan musim kemarau panjang sekitar 6 - 7 bulan

Kedua buah ini mudahnya kita sebutkan BUAH K & K dikenal Kaya serat yang baik bagi pencernaan, Mencegah konstipasi/ sulir BAB, Antioksidan alami dan meningkatkan daya tahan tubuh, Kaya B Kompleks yang berguna untuk pembentukan darah, Kaya Kalsium yang baik untuk tulang dan gigi, Kaya Zat Besi bagi penyembuhan anemia, Kaya asam amino Argenine yang meningkatkan libido. Saat ini kita bahas perihal AIR NABEEZ yakni air rendaman dari buah Kurma atau buah Kismis, inilah minuman para nabi. Buah Kurma / Kismis tersebut direndam dalam wadah dari kaca yang diisi air dingin, boleh dimasukkan dalam almari es. Wadah kaca ditutup rapat minimal 8 jam dan esok paginya air tersebut diminum sedang buahnya disantap saja. Disarankan memilih Kurma Ajwa. Sebaiknya hanya menggunakan buah Kismis atau buah Kurma saja, jangan dicampur keduanya. Air yang disimpan dalam almari es dapat bertahan sampai dengan 2 hari. Jika sampai 3 hari akan muncul fermentasi, yang membuat air rendaman menjadi arak / haram. Manfaat yang diperoleh antara lain Pemulih tenaga; kaya kandungan serat; kaya zat besi; Mempertajam daya ingat; Kaya akan pottasium yang berguna merawat jantung & stabilkan tekanan darah.

Selasa, 28 Juni 2016

TRADISI PARSEL LEBARAN, HANTARAN BERBUKA




TRADISI PARSELLEBARAN, HANTARAN BERBUKA  Tradisi lebaran adalah tradisi silaturahmi yakni mempererat tali kekeluargaan, “saling menyapa” antar anggota keluarga, kerabat dan teman. Prosesi menyapa keluarga dan teman diawali pada saat bulan Puasa dengan mengirimkan “hidangan berbuka puasa”. Hidangan tersebut antara lain berupa  lontong, opor ayam, sambal goreng dan kerupuk.  Saat di jalanan pulau Jawa terlihat seseorang membawa rantang dapat dipastikan isinya Hantaran Berbuka berupa lontong dan opor tersebut. Awalnya rantang masih berupa logam bermotif yang pada periode 1990-an mulai dijumpai rantang dari plastik.
            Hantaran Berbuka awalnya berupa lontong dan opor makin lama berkembang seiring perkembangan jaman. Makanan siap saji lontong berubah menjadi Kue kering, bergeser lagi tepatnya muncul variasi berupa parsel snak - minuman, sarung, peralatan masak, barang elektronik  hingga cangkir kristal. Berbagai makanan ringan dan minuman menjadi andalan dalam isian parcel. Semuanya dikemas menjadi bingkisan cantik siap dikirim dengan disisipkan kartu ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri.  Bahkan sekarang banyak usaha baik perseorangan maupun badan usaha menawarkan parsel Lebaran tersebut dengan harga mulai Rp 50.000,- hingga yang bernilai jutaan rupiah.
Pada saat Indonesia semenjak dibentuk kementrian Penertiban Aparatur Negara dan dibentuknya Komisi pemberantassan Korupsi dan banyak tindakan korupsi dalam kalangan pemerintahan, program memberikan parsel baik dalam perayaan hari raya Idul Fitri maupun perayaan Natal  dilarang keras  karena dikhawatirkan dalam parsel tersebut mengandung unsur gratifikasi/ korupsi.

Namun hal itu tidak berlaku untuk kalangan personal dimana peranan parsel sangat diperlukan untuk memberikan kesan menambahkan kebahagiaan dalam perayaan hari raya keagamaan kepada sanak saudara, teman, sahabat atau kolega bisnis. Tradisi ini akan terus berjalan apalagi tradisi kirim – kiriman parsel menjadi sebuah kebudayaan perayaan yang menjadi istimewa..


MADURA NUANSA ISLAMI, SEBERANG PULAU JAWA




MADURA NUANSA ISLAMI, SEBERANG PULAU JAWA  Masyarakat Madura terkenal religius, nuansa islami terasa begitu kental. Pada saat suara azan berkumandang lantas para lelaki, anak – anak pesantren segera memakai sarung dan kopiah bergegas menuju masjid dan langgar. Pesantren di pulau Madura jumlahnya mencapai ribuan, bahkan di kabupaten Sampang setiap melangkah 5 meter terpancang papan besi warna hijau. Pada papan tersebut ditulis Hasmaul Husna ( nama – nama agung yang sesuai dengan sifat Allah SWT ) dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia.
            Di Kabupaten Sumenep didapati perkebunan tembakau dan budidaya rumput laut menghidupkan rantai perekonomian masyarakat., bahkan sudah ada investasi di bidang gas alam dan minyak bumi. Ada yang menarik pada desa Legung Timur, Legung Barat & Dapenda kecamatan Batang – batang, kabupaten Sumenep secara turun menurun terbiasa tidur di pasir pantai. Pasir pantai dibersihkan lantas disaring. Tidur ‘terapi pasir’ ini membawa hasil positif berupa tubuh hangat, sirkulasi darah lancar dan sakit rematik berangsur sembuh.
            Jagung Madura memiliki kelebihan berupa kadar air yang rendah, tahan lama dan tidak mudah rusak. Nasi Jagung ( Nasek empog ) merupakan menu utama warga Madura , berupa nasi jagung dicampur nasi biasa dengan lauknya yakni sayur urap segar atau pun sayur lodeh. Selain itu jagung sudah diolah menjadi dodol, empek – empek, kue kering, jenang. Kerupuk Caping ( Kropuk tanggug ) ukuran 50 x 100 cm dengan rasa bawang putih dimakan bersama sambal petis. Sedang di sepanjang pantai terlihat hamparan pohon Kelapa dan pohon Siwalan, sedang yang khas yakni pohon Cemara Udang yang sengaja dibudidayakan oleh pemda setempat.

Yang paling terkenal dari pulau Madura yakni KerapanSapi selain sebagai tradisi juga sebagai pesta rakyat yang dilaksanakan setelah sukses menuai hasil panen padi atau tembakau. Kerapan sebagai pesta rakyat di Madura mempunyai peran di berbagai bidang. Misal di bidang ekonomi (kesempatan bagi masyarakat untuk berjualan), peran magis religius (misal adanya perhitungan-perhitungan tertentu bagi pemilik sapi sebelum bertanding dan adanya mantra-mantra tertentu), bidang seni rupa (ada pada peralatan yang mempunyai hiasan tertentu), bidang seni tari dan seni musik saronen (selalu berubah dan berkembang).

Kamis, 23 Juni 2016

APAKAH TEMBAKAU WELERI MEMILIKI KADAR TAR 5 ?



APAKAH TEMBAKAU WELERI MEMILIKI KADAR TAR 5 ? KOTA WELERI tepatnya Kecamatan Weleri berada 6 kilometer dari pantai utara Jawa. Lokasi strategis Weleri di jalan raya Seemarang – Pekalongan pada pertigaan jalan ke arah selatan menuju kota Temanggung. Obyek wisata yang terkenal yakni Pantai Sendang Sikucing dan Pantai Cahaya, keduanya berlokasi di desa Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari - Kabupaten Kendal. Keindahan Pantai Sendang Sikucing sudah lama terkenal untuk masyarakat daerah Kendal dan sekitarnya. Pantai landai dengan pasir hitamnya yang bersih dan pemandangan alamnya yang indah merupakan tempat yang cocok untuk membawa keluarga berwisata murah tapi berkualitas. Banyak yang menggunakan kesempatan berwisata ke pantai tersebut untuk mandi-mandi dan bermain di pasir pantainya yang bersih. Pantai Cahaya pada awalnya merupakan tempat konservatorium lumba-lumba yang sekarang bertambah menjadi Area Wisata dan Terapi Anak Berkebutuhan khusus. Konon lumba-lumba yang ditangkap di laut Jawa tersebut kemudian dilatih di pantai Cahaya sebelum dibawa ke kawasan Wisata Ancol, Jakarta.
                    Weleri merupakan pusat keramaian di kabupaten Kendal selain Pabrik Gula Cepiring. Selain Pantai Cahaya di desa Sendang Sikucing, ada lagi yang bekern dari Weleri yakni Kospin Sekartama. Awal pendirian bernama  Koperasi Pedagang Kaki Lima “Sedya Karya Utama” lantas pada tahun 2000 terjadi perubahan nama menjadi “Koperasi Simpan Pinjam SEKARTAMA” atau yang disebut dengan “KOSPIN SEKARTAMA”.  Yang paling terkenal dari Kabupaten Kendal yakni lahannya cocok untuk budidaya tanaman tembakau. Terdapat 13 kecamatan di kabupaten Kendal adalah Gemuh, Ringinarum, Pegandon, Ngampel, Weleri, Kangkung, Rowosari, Cepiring, Patebon, Kendal, Brangsong, Sukorejo dan Plantungan. Petani Kendal menanam dua varian tembakau yakni Welerian dan Temanggungan. Kedua varian ini dipasarkan pada semua pabrik rokok di pulau Jawa, alkisah aktifitas ini memunculkan banyak petani dan pedagang tembakau yang akhirnya memacu geliat ekonomi kecamatan Weleri lebih maju dibandingkan kecamatan – kecamatan di sekitarnya.

                    Bulan Maret - Juli menjadi begitu sakral bagi para petani tembakau di wilayah Kabupaten Kendal. Pada awal musin kemarau yang minim curah hujan membuat lahan mereka siap ditanami tembakau. Tak heran ribuan petani tembakau di wilayah ini merayakan kedatangan musim tanam dengan berbagai ritual syukur dan pengharapan. Upaya untuk menghasilkan cita rasa kualitas tembakau yang tinggi tetap dilakukan meski di tengah baying - bayang PeraturanPemerintah (PP) No 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.  Di daerah Kendal bagian atas meliputi Kecamatan Sukorejo, Pageruyung, Plantungan dan Patean dengan total sekitar 800 hektare lahan penghasil tembakau. Kalau musim kemarau, lahan di daerah atas tidak bisa ditanami apa pun kecuali tembakau.  Padahal, Kabupaten Kendal bagian atas sekitar 1.000 - 1600 Mdpl merupakan penghasil tembakau varian Temanggungan dengan kadar nikotin dan tar melebihi kadar maksimal yakni tar 4 persen.

Selasa, 21 Juni 2016

APAKAH KOTA WELERI TERLETAK DI PANTAI UTARA JAWA ?


APAKAH KOTA WELERI TERLETAK DI PANTAI UTARA JAWA ? KOTA WELERI tepatnya Kecamatan Weleri berada 6 kilometer dari pantai utara Jawa. Lokasi strategis Weleri di jalan raya Semarang – Pekalongan pada pertigaan jalan ke arah selatan menuju kota Temanggung. Obyek wisata yang terkenal yakni Pantai Sendang Sikucing dan Pantai Cahaya, keduanya berlokasi di desa Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari - Kabupaten Kendal. Keindahan Pantai Sendang Sikucing sudah lama terkenal untuk masyarakat daerah Kendal dan sekitarnya. Pantai landai dengan pasir hitamnya yang bersih dan pemandangan alamnya yang indah merupakan tempat yang cocok untuk membawa keluarga berwisata murah tapi berkualitas. Banyak yang menggunakan kesempatan berwisata ke pantai tersebut untuk mandi-mandi dan bermain di pasir pantainya yang bersih. Pantai Cahaya pada awalnya merupakan tempat konservatorium lumba-lumba yang sekarang bertambah menjadi Area Wisata dan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus. Konon lumba-lumba yang ditangkap di laut Jawa tersebut kemudian dilatih di pantai Cahaya sebelum dibawa ke kawasan Wisata Ancol, Jakarta.
                    Weleri merupakan pusat keramaian di kabupaten Kendal selain Pabrik Gula Cepiring. Ada sekitar 13 kecamatan di Kabupaten Kendal yang lahannya cocok untuk budidaya tanaman tembakau. Ke-13 kecamatan tersebut adalah Gemuh, Ringinarum, Pegandon, Ngampel, Weleri, Kangkung, Rowosari, Cepiring, Patebon, Kendal, Brangsong, Sukorejo, dan Plantungan. Di Kabupaten Kendal, terdapat dua varian tembakau yakni Welerian dan Temanggungan. Kedua varian ini dipasarkan pada semua pabrik rokok di pulau Jawa, alkisah aktifitas ini memunculkan banyak petani dan pedagang tembakau yang akhirnya memacu geliat ekonomi kecamatan Weleri lebih maju dibandingkan kecamatan – kecamatan di sekitarnya.

                    Lokasi di pertigaan jalan raya dan aktifitas pasar tembakau yang senantiasa berkembang membuat makin banyaknya pedagang kaki lima yang memberi dampak positiv bagi perekonomian setempat. Para pedagang kaki lima inilah cikal bakal berdirinya Koperasi Simpan Pinjam “Sedya Karya Utama” disingkat “SEKARTAMA” pada bulan Juni tahun 1991.  Sejarah awal berdirinya Kospin Sekartama tahun 1991 masih menginduk pada badan hukum Primkoveri. Dan Pada tahun 1993 tepatnya pada tanggal 2 Januari 1993 sudah mempunyai badan hukum sendiri dan berganti nama menjadi Koperasi Pedagang Kaki Lima “Sedya Karya Utama”. Pada tahun 2000 terjadi perubahan nama menjadi “Koperasi Simpan Pinjam SEKARTAMA” atau yang disebut dengan “KOSPIN SEKARTAMA”


Senin, 20 Juni 2016

MASJID DEMAK & MINIMARKET



MASJID DEMAK & MINIMARKET  Masjid Demak terletak di alun – alun kota Demak berhadapan dengan kantor Pemerintah Daerah kabupaten Demak, berada di jalan raya Pantai Utara Jawa ‘pantura’. Berbicara tentang masjid Demak otomatis berkaitan dengan Wali Songo dan rangkaian wisata religi dari Gresik, Tuban dan seterusnya hingga ke Demak. Kota Demak merupakan kota tua yang diawali adanya pusat pemerintahan kesultanan Demak, dari peninggalan batu bata yang ditemukan menunjukkan lokasi tersebut di sebelah selatan kota Demak saat ini.
            Kata Demak itu adalah berasal dari bahasa Arab ‘Dhima’ yang artinya rawa. Hal ini mengingat tanah di Demak adalah tanah bekas rawa alias tanah lumpur. Bahkan sampai sekarang jika musim penghujan tergenang banjir dan pada masa kemarau tanahnya banyak yang retak karena bekas rawa   Tanggal 28 Maret 1503 ditetapkan sebagai hari jadi kabupaten Demak. Hal ini merujuk pada peristiwa penobatan Raden Patah menjadi Sultan Bintoro yang jatuh pada tanggal 12 bulan Mulud Tahun 1425 Saka.
            Kota Demak memiliki peninggalan bersejarah yang salah satunya adalah Masjid Agung Demak yang dibangun Raden Patah bersama Wali Songo. Masjid Agung Demak yang terletak di Desa Kauman, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, adalah salah satu mesjid tertua di Indonesia. Raden Patah bersama Wali Songo mendirikan masjid yang karismatik ini ditandai dengan candrasengkala “Lawang Trus Gunaningjanmi”. Sedang pada gambar bulus yang berada di mihrab masjid ini terdapat lambang tahun Saka 1401 yang menunjukkan bahwa masjid ini berdiri tahun 1479. 
Atap Masjid Agung Demak ditahan empat tiang kayu raksasa yang khusus dibuat empat wali di antara Wali Songo. Saka sebelah tenggara adalah buatan Sunan Ampel, sebelah barat daya buatan Sunan Gunung Jati, sebelah barat laut buatan Sunan Bonang, sedang sebelah timur laut merupakan sumbangan Sunan Kalijaga. Di dalam lokasi kompleks Masjid Agung Demak, terdapat beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak dan para abdinya. Di kompleks ini juga terdapat Museum Masjid Agung Demak, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat Masjid Agung Demak. Masjid ini merupakan cikal bakal berdirinya kerajaan Glagahwangi Bintoro Demak. 
            Ada sesuatu yang istimewa pada kabupaten Demak yakni tidak dijumpai minimarket modern baik Alfamart maupun Indomart di dekat pasar tradisional. Tampaknya pemerintah Daerah memberi perhatian lebih bagi bertumbuh dan kuatnya UMKM, bisa dibayangkan akan munculnya Agusmart, Ikemart, Hanafimart. Memang melihat kekuatan UMKM kabupaten Demak saat ini masih lemah, di bagian Utara banyak dijumpai pengolahan ikan asin sedang di bagian Tengah banyak dijumpai Kerupuk Bawang dan Kerupuk Asin. Hampir semuanya home industry dan dari antara mereka hanya sedikit yang meiliki izin P-IRT ‘Pengusaha Industri Rumah Tangga’, demikianlah rata – rata rumah tangga petani dan nelayan di pantai utara Jawa.
.


Sabtu, 18 Juni 2016

MENARA KUDUS & TREMBESI




MENARA KUDUS & TREMBESI Apakah nitizen sudah tahu Trembesi ?  trembesi atau Pohon Hujan merupakan sebuah tumbuhan pohon besar, tinggi dengan tajuk yang sangat melebar. Tumbuhan ini pernah populer sebagai tumbuhan peneduh. Pohon ini mempunyai beberapa julukan nama seperti Saman, Pohon Hujan dan Monkey Pod namun perakarannya yang sangat meluas membuatnya kurang populer karena dapat merusak jalan dan bangunan di sekitarnya. Saat ini pantai utara Jawa serta Madura dilakukan penghijaun tepi jalan raya dan program ini dimulai dari kota Kudus.
Mengapa dari kota Kudus? Sebuah yayasan Djarum Foundation di Kudus memberi perhatian, dana dan tenaga perawat bibit hingga pohon Trembesi dewasa. Selama ini kota Kudus yang dikenal Menara Kudus, tepatnya masjid Menara Kudus yang dibangun pada tahun 1549 dengan menggunakan batu bata Baitul Maqdis dari Palestina. Masjid ini terletak di desa Kauman kota Kudus, adalah perpaduan antara budaya Islam dengan budaya Hindu. Menjelang bulan Ramadhan di kawasan masjid menjadi tempat keramaian Festival Dhandhangan.

            Kota Kudus yang menjadi besar dengan berdirinya pabrik – pabrik rokok seperti Gentong Gotri, Noyorono dan yang paling besar Djarum Kudus. Bagi kaum remaja mungkin bertanya penulisan ‘JARUM’ mengapa tertulis ‘DJARUM’? merek dagang rokok ‘Djarum’ ditulis sebelum Ejaan yang Disempurnakan pada tahun 1972. Ribuan bahkan puluhan ribu penduduk kota dan kabupaten Kudus bekerja pada usaha rokok, dari home industry hingga skala pabrik dengan ribuan karyawannya. Pabrik rokok Djarum dengan puluhan ribu karyawan memiliki Tanggung Jawab Sosial berupa pendirian yayasan Djarum Foundation yang sudah dikenal luas dengan program Bea siswa serta program Sejuta Pohon. Dipilihlan pohon Trembesi sebagai pohon di tepi jalan yang meliputi Jawa dan Madura. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar di seluruh daerah tropika. Memiliki batang yang tinggi, besar dan kuat. Ketinggian pohon trembesi bisa mencapai 10 hingga 20 meter. Permukaan batang berwarna coklat hingga hitam, beralur dan kasar. Serta memiliki bunga berwarna merah kekuningan.. ..suatu pemandangan musim bunga yang indah di jalan raya kota Malang bagian selatan.